UNTUK PENYELENGGARAAN DONOR DARAH DAPAT MENGHUBUNGI BIDANG PENGADAAN DARAH UNIT TRANSFUSI DARAH DAERAH (UTDD) PMI DKI JAKARTA, TELP. 3906666 EXT. 306 & 317 FAX. 3101107
Selasa, 26 Januari 2010

JK Sumbang 2 Helikopter dan 2 Hagglunds untuk PMI

JK Sumbang 2 Helikopter dan 2 Hagglunds untuk PMI

Untuk melengkapi logistik dan persenjataan Palang Merah Indonesia saat melakukan pertolongan dan penanggulangan bencana, Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, menyumbangkan kendaraan berupa 2 helikopter serta 2 hagglunds (kendaraan yang dapat melaju di segala medan–red).

Untuk kali pertama, empat perangkat baru milik organisasi kesehatan Indonesia tersebut mulai hari ini, Selasa (26/1) dioperasikan. Masing-masing helikopter dan hagglunds tersebut, rencananya akan dijadikan ambulans khusus untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit dijangkau baik melalui jalan udara maupun jalan darat.

“24 jam pertama dalam bencana adalah masa-masa paling kritis. Untuk itu, PMI perlu meningkatkan kecepatannya dalam melakukan pertolongan. Contohnya untuk menjangkau daerah yang terkena tanah longsor. Di negeri kita ini sesuai pengalaman yang ada, terdapat bencana bermacam-macam, ada daerah yang rawan bencana gempa, banjir, dan kebakaran,” ujar Jusuf Kalla usai memimpin apel siaga bencana bagi petugas PMI di Jabodetabek dalam rangka meningkatkan kesigapan dalam penanggulangan bencana, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (26/1).

Mantan Wakil Presiden RI tersebut menambahkan, helikopter ambulans udara nantinya juga bisa dioperasikan untuk wilayah DKI Jakarta yang dikenal rawan kemacetan. Dengan begitu, sambung dia, pertolongan yang diberikan PMI kepada masyarakat dapat lebih maksimal. Tiap-tiap helikopter akan diawaki 12 petugas PMI yang dilengkapi dengan tenaga dokter serta perawat untuk memberikan pertolongan pertama bagi korban bencana. Selain itu, peralatan lengkap P3K serta tandu juga siap sedia dalam helikopter tersebut. “Kecepatan dalam hal ini adalah mutlak,” kata Jusuf Kalla.

Sementara untuk kendaraan hagglunds, dipastikan mampu menerobos jalan atau daratan yang digenangi air dengan batas ketinggian tak lebih dari satu meter. Hagglunds juga dilengkapi dengan sebuah perahu karet siap pakai. “Dalam pelaksanaannya PMI tidak bisa bekerja sendiri, diperlukan kerja sama dari masyarakat. Ini pertolongan berbasis masyarakat, dan PMI ikut membantu dengan menyediakan peralatannya,” jelasnya.

Jusuf Kalla sendiri rencananya akan menyumbang sebanyak 10 helikopter tambahan lagi bagi PMI. Namun saat ini baru dua unit saja yang disumbangkan karena ke-dua heli tersebut sudah memiliki persyaratan.  

Pada kesempatan itu, PMI DKI Jakarta juga mengerahkan anggota SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) yang terdiri dari 1600 anggota dan tersebar di setiap kelurahan di DKI Jakarta. Jika terjadi bencana, maka anggota SIBAT yang memiliki keterampilan dan dilatih khusus oleh PMI untuk mengevakuasi korban bencana, akan pertama kali tiba di lokasi kejadian bencana. “Untuk bisa mengurangi dampak dari bencana dibutuhkan keahlian, pengalaman, peralatan, dan keikhlasan. Untuk itu dibutuhkan pengorganisasian yang baik,” ungkapnya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai masalah demam berdarah dengue (DBD) yang kerap menyerang masyarakat paska musim penghujan, Kalla memastikan, PMI telah menyiapkan kantong darah untuk membantu korban pasien DBD. “Tahun lalu untuk seluruh Indonesia, PMI mampu menyiapkan sekitar 3 juta kantong darah. Tahun ini ditargetkan 5 juta kantong darah dapat tersedia,” tandasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto yang turut hadir pada acara tersebut mengingatkan warga Jakarta untuk mencegah mewabahnya DBD yang diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Juni mendatang. Dirinya juga mengungkapkan, DBD tidak hanya mewabah pada daerah kumuh dan padat penduduk saja, melainkan juga dapat mewabah di tempat pemukiman elite. “Saya memiliki data kalau DBD juga menyerang tempat-tempat elite yang memiliki  kolam renang, akuarium, atau di bawah kulkas. Itu harus diperhatikan,” imbau Prijanto.

Untuk itu, Prijanto mengatakan, solusi yang paling efektif adalah dengan memberantas sarang tempat tumbuhnya jentik-jentik nyamuk aedes aegypti. Saat ini, lanjut dia, DKI Jakarta tengah menggalakkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

 Sumber : http://www.beritajakarta.com


Berita Lainnya :

Kapal Ambulan PMI Kepulauan Seribu Siaga Membantu Masyarakat

Dengan geografis yang sebagian besar merupakan lautan, Kepulauan Seribu banyak memiliki keterbatasan dalam hal pelayanan kesehatan dan penanggulangan kecelakaan laut. Keberadaan PMI di wilayah bontot di Ibu Kota Jakarta ini sedikit banyak membantu masyarakat yang memerlukan pertolongan cepat. Bersama armada laut Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ambulan 118, Kapal Ambulan laut KM Siaga Utama dan KM Siaga Satu kini mulai diminati masyarakat dan siaga membantu saat mengalami kecelakaan dan bencana. [selengkapnya]

Ratusan Orang Ikuti Aksi Donor Darah di Pasar Tanahabang

Ratusan orang berbondong-bondong mendonorkan darahnya di acara Bakti Sosial Donor Darah yang digelar PMI DKI Jakarta bersama Lions Clubs Jakarta di lantai delapan Pasar Blok A Tanahabang, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). Acara donor darah yang dimulai pukul 09.00 ditargetkan bisa mengumpulkan sebanyak 500 kantung darah. Mereka yang menjadi pendonor adalah pemilik toko, pegawai Blok A Tanahabang, pengunjung anggota Lions, dan masyarakat sekitar Blok A Tanahabang. [selengkapnya]

Unit Transfusi Darah PMI DKI Raih ISO 9001

Warga ibu kota yang memerlukan bantuan darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, tak perlu risau. Sebab sarana dan prasarana yang digunakan untuk mengelola darah di unit transfusi darah (UTD) telah berstandar internasional... [selengkapnya]

STOK DARAH

Gol               Jenis Komponen Darah

      WB         TC      FFP      RCC        LP      AHF
A

0

57

1140

327
219
1562
B 166
51
833
692
159
2543
AB 1
23
257
108
24
222
O 46
91
474
449
249

992

Update 23 Agust 2010

ONLINE REGISTRASI
SUMBANGAN KEMANUSIAAN
CIMB Niaga Cabang Slipi
A/C : 237.01.00.14000.4
a/n. PMI DKI JAKARTA
SMS PENGADUAN
hp
PMI DKI
0816 764 354

EMAIL PENGADUAN
email pengaduan
LINK - LINK